Gempa Lombok Rusak Ribuan Bangunan, Kerugian Capai Rp324 Miliar

0
191
Ilustrasi Rumah roboh akibat gempa NTB, Minggu (29/7/2018)/ Detik

LOMBOK – Kerugian akibat gempa bumi di Lombok, NTB, ditaksir sementara oleh Badan Penanggulangan Bencara Daerah (BPBD) setempat mencapai Rp342,29 miliar.

Kepala BPBD NTB H Mohammad Rum mengatakan angka Itu berdasarkan hitungan cepat sementara sampai hari ini pukul 10.00.

Rum menyebutkan nilai kerugian sementara di Kabupaten Lombok Timur mencapai Rp246,53 miliar, terdiri atas sektor permukiman sebesar Rp203,79 miliar, infrastruktur Rp1,15 miliar, ekonomi produktif Rp1,48 miliar, sosial Rp40,03 miliar, dan lintas sektor sebesar Rp138 juta.

Sementara nilai kerugian di Kabupaten Lombok Utara sebesar Rp95,56 miliar, terdiri atas sektor permukiman sebesar Rp83,71 miliar, infrastruktur Rp81,50 miliar, ekonomi produktif Rp1,05 miliar, sosial Rp10,63 miliar, dan lintas sektor Rp74 juta.

BPBD NTB juga mencatat nilai kerugian sementara di Kabupaten Lombok Barat, dan Sumbawa Barat, sebesar Rp186,58 juta karena kerusakan dan kerugian di sektor permukiman.

“Kami akan terus melakukan pembaruan data sampai masa tanggap darurat berakhir,” ujarnya.

Gempa bumi berkekuatan 6,4 Skala Richter (SR) mengguncang Pulau Lombok dan Sumbawa, NTB, pada Minggu (29/7/2018) juga menewaskan  17 orang. Lima korban meninggal dunia di Kabupaten Lombok Utara, sedangkan di Kabupaten Lombok Timur sebanyak 12 orang. Sementara korban luka-luka berjumlah 366 orang.

BPBD NTB juga mencatat data sementara jumlah rumah rusak berat sebanyak 2.301 unit, rusak sedang 596 unit dan rusak ringan sebanyak 2.551 rumah.

Seluruh rumah penduduk yang rusak tersebar di Kecamatan Sembalun dan Sambelia di Kabupaten Lombok Timur, sedangkan, di Kabupaten Lombok Utara, tersebar di Kecamatan Bayan, Kayangan, Gangga, Tanjung, dan Pemenang.

Kerusakan rumah penduduk akibat gempa bumi juga ada di Kecamatan Kuripan, dan Gunung Sari, di Kabupaten Lombok Barat. Ada juga di Kecamatan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat.

Gempa bumi juga merusak sebanyak 55 tempat ibadah, 45 sarana pendidikan, dan lima sarana kesehatan seperti puskesmas, demikian dihimpun Antara.

Advertisement div class="td-visible-desktop">