Gempa Sulteng : Ribuan Napi Kabur, 600 yang Sudah Lapor

Ilustrasi

JAKARTA – Disaat gempa dan tsunami Palu, Sulawesi Tengah, ribuan nara pidana melarikan diri dari penjara. Sampai saat ini baru 600 narapidana yang sudah melapor kembali.

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly menyebutkan masih ada sekitar 1.000 narapidana yang belum melapor dan kembali ke tahanan.

Kepada mereka yang belum melapor kembali, Menteri Yasonna mengatakan pemerintah masih memberikan waktu kepada narapidana untuk melapor, menyusul diperpanjangnya status tanggap darurat di sejumlah daerah.

“Kan, ada perpanjangan tanggap darurat sampai 26 Oktober, setelah itu nanti kita akan surati polda dan terus kita imbau kepada mereka,” jelas dia di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa.

Pencarian terhadap narapidana yang masih berada di luar penjara akan dilakukan setelah masa tanggap darurat selesai, ujar Menteri Yasonna, dengan pengeluaran Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap napi terkait.

“Kita harus maklum. Bisa saja di antara mereka ada yang keluarganya tertimbun, hilang, sampai sekarang belum diidentifikasi. Kita secara kemanusiaan masih memberikan kesempatan, mengimbau,” jelas dia.

Seperti dilansir Anadolu, Menteri Yasonna juga mengatakan pembangunan penjara akan dilakukan sementara dan menunggu anggaran tahun depan.

Advertisement