Genyumnas Solo : Membangun Peradaban Melalui Kebun Binatang

SURAKARTA (KBK), Gerakan Senyum Nasional (Genyumnas), di Solo dibuka dengan Talkshow “Membangun Peradaban melalui Kebun Binatang” yang diadakan di Taman Gesang, SoloZoo, Senin (1/5/2017).

Walikota Surakarta yang diwakili Triana, Asisten Pengembangan Perekonomian Pemerintah Kota Surakarta, menyampaikan sambutan sebagai ungkapan dukungan Pemerintah Kota Surakarta terhadap Genyumnas di Kebun Binatang Njurug. Walikota menyampaikan terimakasih atas kepedulian Dompet Dhuafa, pada warga Surakarta.

Keynote Speaker Parni Hadi, Ketua Dewan Pembina Dompet Dhuafa mengatakan, tingkat peradaban suatu bangsa tercermin dalam tingkat kesejahteraan binatang yang dikrangkeng di kebun binatangnya.

“Jika binatangnya kurus di kerangkeng berarti ada yang salah dalam mengurus, artinya peradaban kita masih rendah,” ungkap Parni.

Selain itu, lanjut Parni, di kebun binatang bertemu tiga makhkuk hidup ciptaan Tuhan: binatang, tumbuh-tumbuhan dan manusia, mengingatkan kita pada hablun minallah, hablun min’ alam dan hablun minanas.

Menyangkut kepedulian Dompet Dhuafa Parni mengungkapkan, Dompet Dhuafa (DD) masuk Kebun Binatang Njurug, Solo sudah sejak bebarapa tahun lalu dengan membantu membangun kios untuk pedagang.

“Manusia dapat rejeki dari binatang ( satwa), jadi manusia harus peduli satwa,” ungkapnya.

Alasan lain, Kebon Binatang Njurug menawarkan sarana hiburan paling lengkap karena ada Taman Gesang, Sang Maestro Keroncong.

Di samping itu, DD juga sudah menawarkan kerjasama holistik dengan Jepang lewat Sasakawa Peace Foundation untuk merenovasi Taman Gesang dengan program skala kecil, menengah dan besar.

Acara ini dibuka Direktur Dompet Dhuafa Filantropi drg. Imam Rulyawan, MARS dengan mengajak hadirin menyanyikan lagu Bengawan Solo.

Advertisement