spot_img

Gerbang Rafah Buka-Tutup Tak Menentu

RAFAH – Pintu Penyeberangan Rafah-Gaza sejauh ini masih diberlakukan buka-tutup, namun waktunya tidak menentu.

Ratusan warga Gaza tampak tertahan di Rafah untuk menunggu dibukanya Pintu Penyebarangan Rafah.

“Sudah lebih dua bulan kami tertahan di sini (Rafah), entah kapan Rafah kembali dibuka agar kami bisa kembali ke rumah di Gaza lagi,” ujar Fatimah kepada ANTARA di Rafah.

Wanita setengah baya itu sebelumnya mendapat izin resmi masuk Mesir untuk mengantar anaknya berobat di salah satu rumah sakit di Kairo.

Fatimah sesekali menatap layar telepon genggam merek Samsung di tangannya dengan penuh harap.

Rapanya wanita berkerudung hitam dengan kostum panjang serba hitam itu setiap saat mengikuti berita di laman internet resmi yang dikelola Pemerintah Palestina di Gaza, “Al Shafhah Al Rismiya: Akhbar Mabar Rafah Al Barri” (Laman Remi: Pintu Penyebarang Darat Rafah)”.

Laman internet berbahasa Arab bergambar mantan pemimpin Palestina Mendiang Yasser Arafat dengan kalimat kutipan perkataan Arafat “Anaa Laa Ansaak, Palestina” (Saya Takkan Melupakanmu, Palestina), itu secara khusus meng-update perkebangan terbaru Pintu Penyeberang Rafah-Gaza.

Laman itu juga mewanti-wanti kepada warga Gaza yang ingin masuk atau keluar dari Gaza untuk tidak mempercayai kabar burung mengenai pembukaan Pintu Penyeberangan, dan hendaknya menunggu pengumuman resmi dari pihak berwenang Mesir.

Belakangan ini berseliweran berita tidak resmi bahwa Pintu Penyeberangan sedianya dibuka hari Senin dan Selasa lalu (28-29/12/2015), namun ditunda hingga Sabtu, 2 Junuari 2016.

Pihak berwenang di Rafah ketika dikonfirmasi, hanya mengangkat kedua tangan dengan bahasa tubuh mengesankan ketidakpastian.

Penyeberangan Rafah merupakan satu-satunya pintu perbatasan yang menghubungkan Gaza dan dunia luar. -Antara

spot_img

Related Articles

spot_img

Latest Articles