SUKABUMI – Dompet Dhuafa pada Rabu (30/8) melakukan pemindahan benih melon hidroponik ke media tanam atau polybag pembesaran di Green House Pesantren Tahfidz Green Lido (PTGL) Sukabumi, Jawa Barat.
Green House Lido merupakan program pemberdayaan bidang ekonomi yang berlokasi di kawasan tanah wakaf Dompet Dhuafa seluas 2.2 hektare yang terletak di Lido, Sukabumi yang diitegrasikan dengan Pesantren Tahfidz Green Lido agar pesantren dapat mandiri, dan juga agar kelompok tani mandiri serta berdaya lewat pemberdayaan agribisnis berbasis wakaf produktif.
“Tahapan awal di antaranya persiapan sterilisasi green house, sterilisasi media tanam, dan persiapan water system serta pupuk. Setelah itu, dilakukan semai benih dengan jumlah sesuai kapasitas green house. Salah satu kegiatan yang dilakukan pada hari Rabu merupakan kegiatan pindah tanam dari tray semai ke polybag pembesaran yang dilakukan di sore hari, supaya tanaman tidak mengalami tingkat stres yang tinggi dikarenakan suhu yang tinggi,” terang Udi Rafiudi selaku Mitra Pengelola Wakaf Dompet Dhuafa.
Setelah proses pindah tanam, selanjutnya tahapan perawatan, baik itu pemberian nutrisi, pengukuran parameter lingkungan, serta pelilitan dan pemangkasan tunas air.
Udi menambahkan, ada beberapa perlakuan khusus agar menghasilkan buah yang berkualitas premium, di antaranya ditanam di green house dengan pemberian air dan nutrisi secara intens, menjaga kondisi suhu dan kelembaban yang ideal bagi tanaman, melakukan pencegahan preventif dan pengobatan, baik itu hama, fungsi maupun bakteri.
Dalam hal ini, Udi menegaskan, Dompet Dhuafa juga memperhatikan hal penting dalam budi daya hidroponik melon, yaitu disiplin dalam pengaturan EC in dan EC out, pH air, dan pH tanah. Perawatan tanaman dengan pemangkasan tunas air, topping pucuk, pemilihan buah setelah polinasi, pencegahan dan pengobatan terhadap tanaman.





