GAZA – Hamas mengatakan telah mencapai kesepakatan dengan Israel untuk memulihkan ketenangan di Jalur Gaza dimana sebelumnya pertikaian mengakibatkan kematian empat warga Palestina dan satu tentara Israel pada Jumat (20/7/2018).
Juru bicara Hamas Fawzi Barhoum mengumumkan pada Sabtu pagi bahwa kesepakatan itu, yang diperantarai oleh pejabat Mesir dan PBB, aktif sejak tengah malam waktu setempat pada Jumat.
“Kami mencapai [kesepakatan] untuk kembali ke keadaan tenang sebelumnya antara pendudukan [Israel] dan faksi Palestina,” kata Barhoum.
Israel belum mengkonfirmasi perjanjian itu, tetapi militer mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu bahwa komunitas di dekat Gaza dapat kembali ke aktivitas normal, diberitakan harian Israel Haaretz.
Kesepakatan itu terjadi setelah pasukan Israel menewaskan empat orang Palestina di Jalur Gaza pada hari Jumat. Tentara Israel menembakkan peluru tajam dan tabung gas air mata ke arah demonstran Palestina berkumpul di sepanjang pagar dengan Israel, menewaskan Mohammad Sharif Badwan yang berusia 27 tahun dan melukai 120 lainnya. Hamas juga mengatakan tiga anggotanya tewas pada hari sebelumnya setelah Israel melancarkan serangan besar-besaran di bagian selatan daerah kantong itu.
Kesepakatan itu terjadi setelah pasukan Israel menewaskan empat orang Palestina di Jalur Gaza pada hari Jumat. Tentara Israel menembakkan peluru tajam dan tabung gas air mata ke arah demonstran Palestina berkumpul di sepanjang pagar dengan Israel, menewaskan Mohammad Sharif Badwan yang berusia 27 tahun dan melukai 120 lainnya. Hamas juga mengatakan tiga anggotanya tewas pada hari sebelumnya setelah Israel melancarkan serangan besar-besaran di bagian selatan daerah kantong itu.





