Hamas Sebut Penghancuran Rumah Palestina di Yerusalem sebagai Pembersihan Etnis

Ilustrasi

YERUSALEM – Kelompok perlawanan Palestina Hamas mengecam kebijakan Israel mengenai penghancuran rumah di Yerusalem Timur dan menyebutnya  sebagai “pembersihan etnis”.

juru bicara Hamas Abdel Latif al-Qanua mengatakan meningkatnya jalur penghancuran rumah di Jabel Mukaber di selatan Yerusalem Timur bertujuan untuk mengusir orang-orang Palestina dengan alasan yang salah.

“Kebijakan ini [pembongkaran rumah] adalah kejahatan yang tidak bisa diabaikan,” kata dia, dilansir Anadolu.

Pada Senin, otoritas Israel memerintahkan keluarga Palestina di Jabel Mukaber untuk menghancurkan rumah mereka, dengan alasan tak punya izin lengkap.

Warga Palestina di Yerusalem Timur dipaksa untuk membangun rumah mereka tanpa izin karena Israel menolak untuk memberikan izin membangun kepada mereka.

Lebih dari 1.900 rumah Palestina sepenuhnya dihancurkan di Yerusalem oleh pasukan Israel sejak 1967, menurut laporan otoritas Palestina.

 

Advertisement