Pedagang Positif Corona di Pasar Cileungsi Sudah Tulari Keluarga, Total Kasus Jadi 16 Orang

Ilustrasi/ Tempo

BOGOR – Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat mencatat ada 16 orang yang terkonfirmasi positif corona atau covid-19 dari klaster Pasar Cileungsi.

Juru Bicara Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor Syarifah Sofiah mengatakan enam tambahan pasien positif corona terlacak dan terdiri dari seorang pedagang dan lima anggota keluarganya.

Syarifah mengatakan mulanya ditemukan seorang pedagang berusia 35 tahun yang positif corona. Pelacakan dilakukan pada lima anggota keluarganya dan terbukti positif.

“Jadi, ini klaster Pasar Cileungsi yang sudah transmisi lokal di keluarga (pedagang),” katanya.

Kasus penularan pada keluarga pedagang sebelumnya juga terjadi di klaster Pasar Cileungsi ini. Seorang padagang yang positif corona meninggal dunia dan ternyata telah menularkan pada istri, adik dan anak perempuannya yang masih berusia 1,5 tahun.

Temuan klaster baru di Pasar Cileungsi ini membuat Bupati Bogor Ade Yasin memilih menutup pasat tradisional tersebut.

“Untuk penanggulangannya supaya memutus rantai, kita tutup dulu sampai masa PSBB berakhir,” kata Ade Yasin.

 

Advertisement