GAZA – Penguasa Gaza, Hamas, telah menolak pendanaan dari Qatar, karena Israel memberlakukan persyaratan baru pada dana yang memasuki wilayah Palestina yang diblokade.
“Kami menolak menerima hibah Qatar ketiga sebagai tanggapan atas perilaku pendudukan Israel dan upaya untuk menghindari perjanjian,” ujar Khalil al-Hayya, wakil kepala Hamas di Gaza, Kamis (24/1/2019).
Dana yang diberikan Qatar diketahui untuk membayar gaji karyawan Hamas dan mendukung penduduk Gaza yang miskin.
Namun diperlukan izin Israel agar bantuan tersebut masuk, karena uang tunai harus dikirim melalui wilayahnya.
“Hamas menolak untuk menerima persyaratan ini karena Israel menuntut jika dana ini masuk, harus ada penghentian protes.”
Pembayaran itu diperkirakan akan masuk minggu ini tetapi Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memblokirnya pada hari Selasa setelah dua insiden penembakan di sepanjang perbatasan Gaza, termasuk satu di mana seorang tentara terluka.





