LUMAJANG – Sudah hamppir setahun lamanya dua Desa di Lumajang, yakni Desa Blukon dan Desa Boreng, Kecamatan Kota Lumajang mengalami kekeringan akibat DAM Sungai Kali Asem jebol
Ratusan warganya kesulitan air bersih disebabkan sumur mengering. Untuk mandi dam cuci baju harus ke Sungai Bondoyudo setiap harinya.
“Ada sekitar 300 kepala keluarga yang kekurangan air bersih,” ujar Sekretaris Desa Blukon, Bambang Sutikno, Kamis (4/10/2018).
Awalnya kebutuhan air bersih dipasok Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), tapi instansi tersebut kewalahan. Kemudian warga mencari bantuan pada perusahaan swasta yang memiliki truk tangki. Namun lagi-lagi, perusahaan tak mampu melayani.
“Kalau sudah sore hingga malam, warga keluar desa membawa jerigen untuk mencari air bersih,” paparnya, dikutip beritajatim.
Hal yang sama dialami, Sumanto warga Desa Boreng, untuk memenuhi kebutuhan air bersih, ia harus ke desa sebelah. Pasalnya, air sumurnya dari serapan persawahan kering kerontang. “Ya mau gimana lagi, anggap saja ujian dari sang pencipta,” terangnya.





