TASIKMALAYA – Menginjak hari ke enam pencarian warga yang tertimbun longsor di Desa Santanamekar, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, petugas gabungan menerjunkan anjing pelacak.
Kepala Kepolisian Resor Tasikmalaya Kota, AKBP Anom Karibianto mengatakan jajarannya sudah menerjunkan personel dari Brimob termasuk anjing pelacak yang telah terlatih dalam proses pencarian korban bencana tanah longsor.
Ia menuturkan, kepolisian bersama tim gabungan lainnya dari TNI, Basarnas, BPBD dan sukarelawan telah berupaya mencari korban dengan menggunakan peralatan manual di lokasi longsoran tanah.
“Titik yang dicari tempat diduga korban di aliran air, kita sisir tempat itu,” katanya, dikutip Antara.
Sebelumnya, bencana tanah longsor melanda Desa Santanamekar, Kecamatan Cisayong, Jumat (28/2/2020) dan menyebabkan jalan dan jembatan tertutup longsor.
Peristiwa itu tidak merusak pemukiman warga, hanya saja seorang warga yang diduga berada di persawahan terbawa longsoran tanah.





