Hari Tahanan: Ribuan Warga Tepi Barat dan Gaza Turun ke Jalan

Ribuan warga Palestina turun ke jalan di Tepi Barat dan Jalur Gaza, Ahad (17/04/2016), memperingati Hari Tahanan. Mereka menuntut pemerintah Palestina untuk menjelaskan nasib 7.000 tahanan bangsa Palestina di penjara Israel. Foto: al Jazeera

RAMALLAH (KBK) – Ribuan warga Palestina turun ke jalan di Tepi Barat dan Jalur Gaza, Ahad (17/04/2016), memperingati Hari Tahanan. Mereka menuntut pemerintah Palestina untuk menjelaskan nasib 7.000 tahanan bangsa Palestina di penjara Israel.

Hari Tahanan telah diperingati setiap tahun sejak tahun 1974, ketika tahanan Palestina pertama – Mahmoud Hijazi – dibebaskan oleh Israel.

Di Pusat Kota Ramallah, Tepi Barat, keluarga tahanan berkumpul mengibarkan bendera Palestina, mereka juga memegang gambar dan poster dari orang yang mereka cintai yang kini tengah dipenjara Israel.

“Ada 750 tahanan administratif, tiga dari mereka perempuan, dan ada 700 tahanan yang sakit,” kata Issa Qaraqe, Kepala Organisasi Pembebasan Tahanan Palestina.

Menurut Qaraqe, tahanan administratif ditahan tanpa pengadilan dan tanpa biaya jaminan untuk waktu yang lama.

“Kami akan membawa masalah ini ke badan-badan internasional, seperti Mahkamah Pidana Internasional, atau dengan terus mengeskpos penderitaan mereka dengan acara seperti ini,” tambah Qaraqe seperti dikutip KBK dari Al Jazeera.

Advertisement