
Gaza-Sejak terjadi Agustus lalu sampai saat ini intifadah masih berlanjut. Bahkan setiap pekan dukungan terhadap Palestina terus bertambah.
Sebuah survei publik terkini menunjukkan warga Palestina yang mendukung intifadhah ketiga melawan pendudukan Israel naik drastis dibandingkan dengan sebelumnya yang dilakukan pada bulan Juli 2015, lapor PIC.
Survei yang dilakukan oleh Dunia Arab untuk Pusat Penelitian dan Pengembangan (Awrad), menunjukkan bahwa dukungan rakyat Palestina untuk intifadhah baru meningkat 26 persen Juli 2015 menjadi 63 persen pada Oktober 2015.
Survei Awrad berlangsung antara tanggal 21 hingga 23 Oktober dan dilakukan terhadap 1.200 warga Palestina di Tepi Barat dan Jalur Gaza.
Survei ini dilakukan setelah terjadinya pidato Presiden Mahmoud Abbas di depan Majelis Umum PBB di mana ia menyatakan – pada hari yang sama bendera Palestina secara resmi berkibar di PBB – bahwa Otoritas Palestina tidak lagi terikat oleh kesepakatan bersama dengan Israel dan menuntut perlindungan internasional.
Menurut survei, dua pertiga dari responden mengesampingkan kemungkinan Abbas menyangkal Persetujuan Oslo, sementara 53 persen terus mendukung solusi dua-negara, meskipun 54 persen percaya bahwa Palestina dan Israel semakin jauh dari perdamaian dibandingkan ketika Perjanjian Oslo ditandatangani 22 tahun yang lalu.
Sepertiga dari responden juga menyatakan keyakinan mereka bahwa mengakhiri kerjasama keamanan dengan Israel harus menjadi prioritas utama bagi kepemimpinan Otoritas Palestina.
Adapun pemilihan umum Palestina, mayoritas 83 persen mendukung diadakannya segera pemilu legislatif dan presiden, tetapi jika pemilihan legislatif berlangsung hari ini, 40 persen mengatakan mereka masih ragu untuk berpartisipasi atau tidak.




