TANGERANG – Tim Respon Darurat Kesehatan (RDK) LKC Dompet Dhuafa, Jumat (9/9/2016) malam menjemput Heri Atmawi (29 tahun) di RS. Sitanala setelah dirawat inap selama 8 hari di sana.
Heri yang menderita Kusta parah, harus dirujuk ke rumah sakit lain yang lebih lengkap peralatannya.
Namun istri Heri, Mira (32 tahun) memutuskan untuk pulang saja ke rumahnya, Kampung Rawa Banteng Rt 01 Rw 013, Cibuntu, Cibitung, Kabupaten Bekasi.
“Sejak masuk sini (RS. Sitanala) kemarin, dia nggak mau makan,” ujar Mira yang sudah memiliki seorang putra berusia 2 tahun ini.
Mira yang tampak pasrah itu menambahkan, sudah 2 hari ini Heri minta pulang terus, makanya minta tolong LKC untuk antar pulang.
Kondisi Heri sangat memprihatinkan. Selain tidak mampu menelan makanan selama hampir 2 pekan, Heri juga sudah sulit bicara, banyak luka basah hampir di seluruh tubuh termasuk wajahnya.
Selain itu, kulitnya juga menghitam, dan seluruh anggota tubuhnya terasa kaku.
Akhirnya pukul 23.10 malam, Heri tiba di kediamannya disambut kesunyian malam yang dingin.





