Himbauan Tak Mudik Tak Diindahkan, Sleman Kedatangan 6.070 dalam 14 Hari

Ilustrasi Foto. Suasana Bandara Adisucipto di Sleman, DI Yogyakarta, Jumat (16/6/2017). Menjelang Ramadhan dan Lebaran 2020, pemerintah mengimbau warga tidak mudik ke daerah asal guna meminimalkan risiko penularan virus corona. (ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansya)

SLEMAN – Himbaun untuk tidak mudik selama wabah Covid-19 berjangkit tidak sepenuhnya diindahkan masyarakat. Buktinya, sebanyak 6.070 pemudik masuk ke wilayah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, sejak 2 April hingga 16 April 2020.

“Pada 2 April Gugus Tugas mencatat terapat 3.444 pemudik atau pendatang yang masuk ke Kabupaten Sleman, dan hingga 16 April total sudah tercatat ada 6.070 pemudik atau pendatang yang masuk,” kata Kepala Bagian Humas dan Protokoler Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman Shavitri Nurmala Dewi di Sleman, Jumat (17/4/2020).

“Data tersebut dihimpun berdasarkan laporan dari masing-masing pemerintah desa yang telah dilaporkan ke Bagian Pemerintahan Setda Kabupaten Sleman,” ia menambahkan.

Seperti dilansir Antara, para pemudik dan pendatang, bergerak menuju 17 kecamatan yang ada di Kabupaten Sleman.

Advertisement