Houthi Klaim Rebut 20 Posisi Militer di Arab Saudi dalam 72 Jam Terakhir

Ilustrasi/ AA

YAMAN – Kelompok pemberontak Houthi Yaman pada Rabu (5/6/2019) mengklaim telah merebut 20 posisi militer di provinsi Najran barat daya Arab Saudi.

Berbicara kepada kantor berita SABA Yaman, juru bicara Houthi Yahya Sarei mengatakan situs itu ditangkap dalam serangan tiba-tiba yang dilakukan selama 72 jam terakhir.

Sebelumnya Rabu, saluran televisi Al-Masirah yang dikelola Houthi melaporkan bahwa pejuang Houthi telah melancarkan beberapa serangan terhadap beberapa posisi militer Saudi di Najran, yang terletak berdekatan dengan perbatasan Yaman.

Menurut Sarei, para pejuang Houthi menguasai posisi dalam “serangan mendadak yang dilakukan di sepanjang tiga kapak terpisah”.

Juru bicara itu kemudian menegaskan bahwa lebih dari 200 personel yang berafiliasi dengan koalisi militer pimpinan Saudi telah terbunuh atau terluka, sementara banyak lainnya ditangkap bersama dengan sejumlah besar peralatan militer.

“Kami memiliki rekaman video luas dari operasi yang akan disiarkan nanti,” kata Sarei seperti dikutip.

Anadolu melaporkan tidak dapat memperoleh komentar langsung dari otoritas Saudi atau koalisi yang dipimpin Saudi mengenai klaim kelompok pemberontak.

Yaman telah dilanda kekerasan sejak 2014, ketika pemberontak Syiah Houthi menguasai sebagian besar negara, termasuk ibu kota Sanaa.

Konflik meningkat pada 2015 ketika Arab Saudi dan sekutunya Sunni-Arab meluncurkan kampanye udara besar-besaran di Yaman yang bertujuan untuk mengembalikan keuntungan Houthi.

Advertisement