Houthi: Serangan Udara Terbaru Saudi di Yaman Tewaskan Puluhan Anak

Ilustrasi serangan Saudi terhadap bus sekolah anak di Yaman

YAMAN – Pemberontak Houthi Yaman mengatakan serangan udara oleh aliansi militer Saudi-UAE telah menewaskan puluhan warga sipil, sebagian besar dari mereka anak-anak.

Insiden ini dilaporkan dua minggu setelah serangan udara koalisi di sebuah bus sekolah menewaskan 40 anak laki-laki.

Menurut TVĀ  Al Massira, 22 anak dan empat wanita tewas pada hari Kamis (23/8/2018) karena jet tempur menargetkan sebuah kamp bagi orang-orang terlantar di Ad Durayhimi, yang terletak sekitar 20 km dari kota Laut Merah, Hodeidah.

Didukung oleh Amerika Serikat, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) telah melakukan serangan di Yaman sejak Maret 2015 sebagai bagian dari kampanye militer untuk mengembalikan pemerintahan Presiden Abu-Rabbu Mansour Hadi yang diakui secara internasional.

Pada tahun 2014, Hadi dan pasukannya dikuasai oleh pemberontak Houthi yang saat ini menguasai sebagian besar Yaman utara, termasuk ibu kota, Sanaa.

Hussein al-Bukhaiti, seorang wartawan Yaman di Sanaa, mengatakan jumlah korban tewas dalam serangan udara Kamis mencapai 31, mengutip sumber medis.

“Serangan Saudi pada awalnya menargetkan sebuah desa di daerah Ad Durayhimi di selatan Hodeidah, menewaskan lima orang dan melukai dua lainnya,” katanya kepada Al Jazeera.

Al-Bukhaiti mengatakan bahwa 26 wanita dan anak-anak diserang sebelum naik bus dalam upaya melarikan diri, tetapi “serangan Saudi-UEA kedua menargetkan bus itu, membunuh semua orang”.

Sebelumnya pada hari Kamis, kantor berita negara UEA WAM mengatakan bahwa Houthis telah meluncurkan rudal balistik di distrik yang sama, yang mengakibatkan kematian satu anak.

Advertisement