HRW: Kondisi HAM di AS Menurun Sejak Terpilihnya Trump

Demonstrasi anti Trump/ CNN

Human Rights Watch (HRW) mengklaim bahwa kondisi HAM di Amerika telah menurun sejak terpilihnya Presiden Donald Trump.

“Serangan terhadap sistem kehakiman, serangan terhadap pers, larangan berbau anti-Muslim yang dikeluarkan Trump, dan demonisasi kelompok minoritas,” kata David Mepham dari HRW.

Pekan ini Presiden Trump mengumumkan  “fake news awards” untuk menggarisbawahi klaimnya bahwa media Amerika bias terhadapnya. Jawabannya terhadap kritik-kritik itu adalah ia terpilih secara demokratis.

Human Rights Watch mengatakan gelombang populis dalam kemenangan Trump dan hasil referendum Inggris untuk keluar dari Uni Eropa, berakhir di Perancis dengan kemenangan Emmanuel Macron dalam pemilu presiden.

“Saya kira pelajaran yang bisa dipetik adalah bahwa secara demokratis, sebagian pihak percaya bahwa HAM dan kebebasan fundamental seharusnya disampaikan secara lebih eksplisit, dan seharusnya kita berdiri mempertahankan nilai-nilai itu,” tambah Mepham, dikutip VOA.

Hal tersebut diungkapkan dalam sebuah laporan  tahun 2018 yang dibuat HRW  yang mengkaji kondisi HAM di lebih dari 90 negara. Organisasi itu mengatakan beberapa peristiwa dalam 12 bulan terakhir ini menunjukkan bahwa para pemimpin politik seharusnya lebih bersedia menantang apa yang disebut sebagai “agenda populis otoriter.”

 

Advertisement