KUPANG – Sejumlah rumah penduduk di Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT), dilaporkan roboh setelah diterpa hujan dan angin kencang.
Kepala Pelaksana BPBD Sabu Raijua, Pither Mara Rohi mengakui terjadinya hujan disertai angin kencang dan merusak beberapa rumah penduduk pada Kamis, (14/12/2017) petang.
Kerusakan bangunan rumah penduduk tersebut terjadi di Kelurahan Ledeunu, Kecamatan Raijua.
“Tim sementara berada di lapangan untuk melakukan pendataan, tetapi dari laporan sementara ada rumah warga yang roboh rata dengan tanah,” katanya.
Dilansir Antara, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nusa Tenggara Timur Tini Thadeus secara terpisah, mengatakan semua posko menyebar di 22 kabupaten/kota telah diaktifkan 24 jam untuk penanggulangan kemungkinan terjadi bencana selama musim hujan.
Ia mengatakan, posko-posko yang menyebar di provinsi berbasiskan kepulauan itu sudah lengkap dengan struktur atau personil BPBD yang siap diterjunkan ke lapangan.
BPDB provinsi juga telah menyalurkan bantuan logisitik ke setiap posko untuk disimpan sebagai persediaan dalam mengantisipasi bantuan bencana.




