PACITAN – Bencana banjir dan longsor melanda melanda Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan setelah hujan turun tiga hari berturut-turut.
Banjir diakibatkan Sungai Coper yang ada di Desa tersebut meluap. Sekretaris Desa Cokrokembang, Heni Triatmor mengatakan hujan yang turun tersebut intensitasnya sangat deras.
Menurutnya air meluap sudah merendam rumah dan lahan kedelai milik warga. Sampai saat ini, air merendam dengan ketinggian sekitar 40 cm. Sementara di lahan kedelai sekitar 60 cm.
“Sekarang 40 cm, dan lahan kedelai 60 cm. Hujan masih berlangsung. Saat ini sudah mulai reda tapi masih hujan. Bisa saja bertambah,” katanya, Rabu (18/10/2017), dikutip beritajatim.
Sementara itu pada Selasa (16/10/2017), longsor juga sudah melanda Dusun Kuwain, Desa Cokrokembang, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan yang menimbun enam rumah.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam longsor tersebut. Padahal longsor terjadi pada dini hari. Dimana kebanyakan masih tertidur pulas.
Longsor terjadi tepat di pinggir jalan besar Jalan Raya Nglorok- Pacitan. Sampai saat ini pun, warga tidak berani membersihkan puing-puing longsor. Karena takut terjadi longsor susulan.
“Warga takut membersihkan. Karena posisinya menakutkan. Jika dibersihkan ketakutannya malah terjadi longsor susulan,” kata Heni.




