Hujan Es dan Angin Kencang di Aceh Tengah, Delapan Rumah Rusak

Ilustrasi Butiran es di kaki Gunung Dempo, Pagaralam, Sumatera Selatan/ Koran Sindo

ACEH – Hujan es dan angin kencang melanda rumah warga di dua kampung (desa), yakni Ujung Gele, dan Pepalang di Kecamatan Pegasing, Aceh Tengah, Selasa (27/3/2019) sore pukul 15.00 WIB.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Teuku Ahmad Dadek pada Rabu (27/3/2019) mengatakan akibatnya delapan rumah rusak karena terpaan angin kencang.

Ia mengatakan, kedelapan unit rumah milik masyarakat tersebut rusak akibat ditimpa pohon tumbang, dan bagian atas atau atap rumah terbang ke udara akibat ditiup angin kencang disertai hujan batu es.

Terdapat enam unit rumah di antaranya di Desa Pepalang ditempati pasangan suami/isteri Hasbi (67), lalu keluarga Sukri (36), keluarga Ismail (49), keluarga Irwansyah (56), pasangan suami/isteri Ardi (60), dan Lina (26).

Sedangkan sisanya dua unit rumah lagi di Desa Ujung Gele yang ditempati keluarga Sulawesi (46) serta dua orang anaknya, dan keluarga Ika (34) beserta isteri dan buah hatinya.

Tim reaksi cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tengah mendapatkan informasi dari masyarakat setempat, langsung menuju lokasi akibat peristiwa fenomena alam cukup jarang terjadi di provinsi paling Barat Indonesia ini.

“BPBD setempat turun ke lokasi sekaligus untuk melakukan pendataan kerusakan rumah warga, dan membantu membersihkan puing-puing atap rumah, seperti atap seng yang terbawa angin kencang,” katanya.

“Alhamdulilah, tidak ada korban jiwa maupun mengungsi hingga malam tadi,” kata Dadek, dikutip Antara.

Advertisement