Imigrasi Meulaboh Terus Pantau Belasan TKA Cina

0
226
Ilustrasi TKA Cina/ist

ACEH-Permasalahan Tenaga kerja Asing di Indonesia terus berlanjut, salah satunya di Aceh.

Kepala kantor Imigrasi Kelas II Meulaboh, Ian Fidihanto Markos, mengatakan pihaknya terus intensif memantau keberadaan 17 Warga Negara Asing (WNA) yang berada dalam wilayah kerjanya.

Dari jumlah itu, 15 diantaranya tercatat sebagai Tenaga Kerja Asing (TKA).

Sejak tahun 2016, telah terbentuk tim Pengawasan Orang Asing (PORA) yang merupakan gabungan dari TNI, POLRI, Jaksa, Aparatur Sipil Negara (ASN), dan unsur terpadu lainnya.

Ian mengklaim tim tersebut sangat optimal dalam menjalankan pengawasan sampai penindakan. Ia mencontohkan, dua kali penangkapan WNA asal Cina yang kedapatan menyalahi izin tinggal di Indonesia.

“WNA asal Tiongkok dengan status visa travel, tapi kedapatan mengikuti aktivitas di penambangan emas di pedalaman Sungai Mas, Aceh Barat,” katanya seperti diwartakan JPNN,Sabtu (7/1)

Ia merinci, dari 15 pekerja asing 14 diantaranya berasal dari Tiongkok yang bekerja di PLTU Suak Puntong, Nagan Raya, dan seorang berasal dari Perancis berada di Kepulauan Simeulue.
Selama ini, sambung Ian, jika ada WNA terlihat hadir di kepulauan Simeulue, Singkil, dan berapa wilayah objek wisata lainnya, mereka hanya sebatas turis yang berkunjung selama 2-3 hari. Keberadaan mereka sebagai wisatawan, telah tercatat dalam Aplikasi APOA milik lembaga Imigrasi RI.
Masalah yang sering dihadapi, ada kedapatan WNA mengantongi paspor kunjungan ke Indonesia, tapi malah terlibat aktivitas sebagai pekerja.

Advertisement div class="td-visible-desktop">