Indonesia Selidiki Kasus Cedera Ginjal Akut yang Renggut Nyawa 20 Anak di Jakarta

Ilustrasi

JAKARTA – Indonesia akan menyelidiki kasus cedera ginjal akut yang telah menyebabkan kematian lebih dari 20 anak di Jakarta tahun ini.

Indonesia akan berkoordinasi dengan peneliti dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang telah menemukan kandungan dietilen glikol dan etilen glikol yang dapat menjadi racun dalam kadar yang “tidak dapat diterima” dalam empat produk buatan Maiden Pharmaceuticals Ltd yang berbasis di New Delhi.

Sebelumnya diberitakan Badan Pengawas Obat dan Makanan Indonesia (BPOM) mengatakan bahwa sirup tersebut tidak terdaftar di dalam negeri.

Kementerian Kesehatan mengatakan sedang berbicara dengan para ahli dari WHO yang sedang menyelidiki kasus di Gambia dan telah membentuk tim dengan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dan sebuah rumah sakit di Jakarta untuk menyelidiki kasus-kasus tersebut.

Pernyataan BPOM menyebutkan, penyakit itu telah menginfeksi 40 anak di Indonesia sejauh ini tetapi tidak mengatakan kapan kasus itu pertama kali dilaporkan.

IDAI sebelumnya dikutip VOA mengatakan bahwa 131 kasus telah dilaporkan antara Januari dan September tahun ini, dan bahwa kasus di Gambia tidak terkait dengan yang ada di Indonesia.

Kementerian Kesehatan mengatakan, temuan awal menunjukkan potensi keracunan sebagai penyebab penyakit, tetapi belum ada penyebab pasti yang ditemukan. Kementerian itu mengatakan penelitian lebih lanjut diperlukan.

 

Advertisement