Ingin Operasi Mata Agar Bisa Melihat, Gadis ini Rela Jual Ginjalnya

Maria Ulfa/ liputan6.com

LUWU TIMUR – Seorang pelajar SMA yang menderita kebutaan, Maria Ulfa, menawarkan ingin menjual ginjalnya agar ia memiliki uang untuk melakukan operasi mata dan bisa melihat kembali.

Maria Ulfa kini mengenyam pendidikan di SMA Mahalona, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Saat masih kelas 3 SMP, ia harus kehilangan penglihatan mata kirinya karena tertusuk ranting. Lambat laun, penglihatan di mata kanannya juga tak berfungsi.

Jika ingin melihat lagi, ia harus melakukan operasi mata, namun terbentur dengan biaya. Karenanya, Maria menulis surat terbuka yang isinya, ia rela melepas ginjalnya demi uang untuk operasi mata.

“Saya sudah buat surat terbuka, siapa saja mau beli ginjal saya mau jual, asal bisa operasi mata,” kata anak kedua dari lima bersaudara itu.

Keluarga Maria tergolong tak mampu karena sang Ayah, Damanhur, hanya bekerja serabutan. Kadang-kadang ia jadi tukang bersih-bersih di pasar, itu pun jika ada pedagang pasar yang meminta lapaknya dibersihkan.

Beruntung, surat terbuka Maria sudah sampai ke Pemerintah Kabupaten Luwu Timur yang mendapatkan kabar dia berniat menjual ginjalnya demi operasi mata langsung merespons cepat.

Dilansir liputan6.com, Jumat (22/9/2017), Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam langsung menjemput Maria Ulfa di kediamannya dan membawa remaja itu ke Rumah Sakit Umum Daerah I Lagaligo, di Kecamatan Wotu, Luwu Timur untuk memeriksakan matanya.

Dari hasil pemeriksaan, dokter ahli mata menyatakan bahwa mata kanan Maria sama sekali sudah tak lagi bisa melihat karena mengalami pergeseran kornea mata, sementara mata kirinya hanya bisa melihat dalam jarak pendek.

Suhaedi menuturkan, penyakit mata yang diderita Maria tergolong langka. Pelajar perempuan itu harus dirujuk ke RSUP Wahidin Sudirohusodo, Kota Makassar, untuk menjalani operasi mata karena peralatan di RS I Lagaligo tak cukup memadai.

Mengetahui anaknya akan segera menjalani operasi, Damanhur, ayah Maria, merasa sangat bahagia. Ia berterima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Pemerintah terhadap anaknya.

“Terima kasih atas bantuannya. Saya sangat bersyukur, dan berharap puteri saya bisa melihat kembali dengan normal,” ucapnya.

Advertisement