JAKARTA, KBK – Dalam acara Seminar Nasional bertema “Peran Startegis Zakat dalam Cetak Biru Ekonomi Pembangunan Indonesia” yang diselenggarakan oleh Baznas (08/08/16) di Jakarta, Ketua Baznas Bambang Sudibyo mengatakan bahwa zakat sangat memiliki fugsi strategis yang luar biasa bagi pembangunan nasional.
“Fungsi zakat luar biasa dan pertumbuhannya sangat fenomenal ketimbang pertumbuhan ekonomi atau PDB Indonesia. Sekarang ini pertumbuhan zakat sebesar 35,58% per tahun sedangkan pertumbuhan nasional hanya 4,5% per tahun,” ucap Bambang.
Adapun menurut Bambang fungsi strategis yang dimaksud adalah dapat memprsempit jurang kesenjangan ekonomi tanah air. Bambang mengatkaan bahwa kesenjangan ekonomi dtanah air sangat sensitif jika di bahas karena mneyangkur ras, agama dan etnis. Dampaknya luar biasa hebat jika kesenjangan tersebut makin lebar.
“Salah satu golongan dapat termarjinalkan karena kurang sejahtera. Oleh karena itu saya harap zakat kita dapat membantu meringkankan beban mereka demi terciptanya pembangunan yang merata,” kata Bambang.
Selain itu fungsi startegis lain zakat juga dapat menjaga stabilitas ekonomi jangka panjang, mampu memajukan pertumbuhan ekonomi nasional, memperbaiki inklusi finansial dan mempererat kesautuan negara.
“Kesenjangan ekonomi jangan dibiarkan melebar, kita harus belajar tata cara pengelolaannya kepada negara-negara maju seperti Jerman raksasa ekonomi Eropa yang kesenjangannya tidak begitu lebar terlebih kita memiliki Undang-Undang 23 tahun 2011 yang mengatur zakat nasional. Saya yakin dengan itu negara kita bisa lebih sejahtera,” kata Bambang.
Dalam penutupannya Bambang memaparkan bahwa saat ini negara telah memiliki Road Map Ekonomi Syariah Nasional dan Baznas telah bergabung didalamnya.



