Menteri PPN : Maksimalkan Pendapatan Zakat Nasional

JAKARTA, KBK – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) sekaligus kepala Bappenas Bambang Brojonegoro mengatakan pendapatan zakat nasional perlu ditingkatkan guna bertujuan membantu pemerintah mengetaskan kemiskinan.

Hal itu diungkapkan Bambang dalam sambutannya pada Seminar Nasional “Peran Strategis Zakat dalam Cetak Biru Ekonomi Pembangunan Indonesia” senin (08/08/16) di Aula Muesum Kebangkitan Nasional Jakarta.

Bambang mengatakan untuk memuluskan rencana tersebut dirinya akan bekerjasama dengan OJK, BI, MUI dan lembaga-lembaga zakat nasional. Selain itu Bambang juga menekankan supaya terbangun sistim keungan syariah nasional atau Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS).

“Tahun 2015 kemarin terkumpul zakat nasional baru sekitar Rp 75 miliar, sekarang kami ingin tingkakan 10% dalam lima tahun kedepan atau setara dengan Rp 11-19 Triliun,” ucap Bambang.

Agar bisa mengejar target tersebut Bambang menginginkan supaya lembaga zakat yang ada lebih kredibel dan profesional sehingga dapat membangun kepercayaan publik.

“Dengan adanya seminar ini saya ingin zakat yang tadinya dikelola oleh lembaga sosial keagamaan menjadi dikelola oleh lembaga keuangan keagamaan yang lebih profesional. Tidak hanya zakat yang dikelola tapi juga bisa wakaf dan dana haji,” kata Bambang.

Bambang sangat mengharapkan agar Baznas dapat bekerjasama dengan Bappenas dalam menyalurkan zakatnya supaya dapat lebih tepat sasaran untuk mengentaskan kemiskinan, mengurangi pengangguran dan yang utama mampu mensejahterakan rakyat.

“Supaya masyarakat semakin yakin bahwa uang zakatnya tepat sasaran, oleh karena itu Baznas dan Bappenas harus bersinergi,” tutup Bambang.

Advertisement