PALEMBANG – Insiden jatuhnya crane LRT di Palembang telah merusak sebanyak empat rumah toko dan satu rumah warga di Jakabaring Palembang, sementara tujuh korban mengalami luka ringan dan masih dalam perawatan.
Dilansir Antara, rumah toko (ruko) tersebut mengalami kerusakan bagian atapnya dan satu unit rumah warga mengalami kerusakan di bagian tengahnya akibat tertimpa alat berat pengerjaan jalan kereta api ringan (LRT).
Sementara petugas dan Dinas Perhubungan serta Dinas Sosial termasuk Kabid Perkeretaapian dan Pengembangan Afrian Joni mengatakan di lokasi kejadian petugas tetap berjaga-jaga sekaligus telah dipasang garis polisi.
Diberitakan sebelumnya Crane pengangkut material Light Rail Transit (LRT) berupa steel box di zona 5 pada Selasa (1/8/20170 dini hari sekitar pukul 02.30 WIB roboh dan menimpa rumah warga.
Pejabat Pembuat Komitmen LRT Sumatera Selatan Direktorat Jenderal Perkeratapian Kementerian Perhubungan, Suranto mengungkapkan, robohnya crane tersebut akibat ketidak stabilan crane akibat tanah dibawah alat berat tersebut amblas.





