TANGSEL – Institut Kemandirian Dompet Dhuafa menggelar Bakti Sosial layanan vermak gratis untuk masyarakat umum, pada 27-28 Januari 2022 dan bekerja sama dengan Pengelola Wakaf Produktifnya Dompet Dhuafa dan Khadijah Learning Center (KLC) Dompet Dhuafa.
Selain itu, para peserta pelatihan menjahit juga menggelar bazar pakaian hasil karya mereka masing-masing dan berhasil menarik perhatian pengunjung dan mahasiswa/i Kampus Bisnis Umar Usman yang hadir di halaman Khadijah Learning Center (KLC), Kelurahan Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang Selatan.
Abdurrahman Usman selaku Direktur Institut Kemandirian Dompet Dhuafa menjelaskan ini adalah salah satu metode pembelajaran bagi para peserta untuk memasarkan produk buatan mereka kepada masyarakat. Setelah melalui berbagai macam proses dari mulai rekrutmen hingga pelatihan, Usman menginginkan para peserta mampu mandiri di usia produktif agar dapat menjawab tantangan zaman yang kian berubah.
“Misi dari kegiatan atau pelatihan yang diinisiasi oleh Institut Kemandirian dan bekerja sama dengan Khadijah Learning Center ini salah satunya memang menginginkan bahwa manusia di usia produktif di Indonesia harus bisa menjawab berbagai macam persoalan yang ada di Indonesia. 3 (tiga) isu utama kemiskinan, pengangguran, dan usia produktif ini lah yang terus kita jadikan isu dan tentu intervensi apa yang bisa kita dari Institut Kemandirian, mungkin ini adalah salah satu buktinya. Setelah melakukan rekrutmen, proses pelatihan, dan hari ini mereka diuji apakah produk mereka diterima oleh pasar,” jelas Usman, dikutip dari dompetdhuafa.org.
Salah satu peserta yang datang dari Kabupaten Tangerang, Arafah, mengaku sangat senang dengan adanya program pelatihan menjahit ini. Sebelumnya ia hanya seorang ibu rumah tangga dan berjualan susu jahe di pinggir jalan menggunakan gerobak, namun setelah mengikuti pelatihan menjahit dari Institut Kemandirian Dompet Dhuafa, kini dirinya sudah mulai memberanikan diri membuka usaha lain di bidang menjahit.
“Sebelumnya saya hanya ibu rumah tangga biasa dan setiap malam saya berjualan susu jahe dengan gerobak di pinggir jalan. Sekarang dengan keterampilan menjahit yang saya dapatkan di sini, saya dapat membuka usaha bari khususnya dibidang menjahit dan rencananya saya akan lakukan di rumah. Selain mendapatkan ilmu tentang menjahit saya berharap bisa menjadi wirausaha muslimah dan ke depannya bisa membuka lapangan pekerjaan,” ungkap Arafah.





