JAKARTA, KBKNEWS.id – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sejumlah menegaskan komitmen Indonesia untuk mendukung kemerdekaan Palestina dalam forum Konferensi Tingkat Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa (KTT PBB) di New York.
Dalam pidatonya, Prabowo mengutuk keras serangan terhadap warga sipil Palestina dan menekankan pentingnya mengakhiri perang serta mencapai perdamaian. Ia juga mengajak semua negara bersatu untuk menghentikan kekerasan dan mengakui Palestina sebagai negara merdeka.
“Tanggung jawab ini tidak hanya berbicara tentang nasib Palestina, tetapi juga tentang masa depan Israel, dan juga tentang kredibilitas PBB. Kami mengutuk segala bentuk kekerasan terhadap warga sipil tak berdosa,” kata Prabowo.
Prabowo menekankan bahwa pengakuan Palestina adalah tanggung jawab sejarah yang tidak hanya berdampak pada nasib Palestina, tetapi juga masa depan Israel dan kredibilitas PBB.
Ia juga menegaskan komitmen Indonesia terhadap solusi dua negara dalam menyelesaikan konflik Palestina.
Prabowo juga menyatakan bahwa Indonesia akan mengakui Israel jika negara tersebut mengakui kemerdekaan Palestina.
“Kita harus menjamin status negara Palestina. Namun, Indonesia juga menyatakan bahwa setelah Israel mengakui kemerdekaan dan kenegaraan Palestina, Indonesia akan segera mengakui negara Israel. Dan kami akan mendukung semua jaminan keamanan Israel,” katanya.
Ia juga memuji negara-negara yang telah mengakui Palestina dan mendukung solusi damai. “Kami memuji negara-negara terkemuka di dunia yang mengambil langkah-langkah prinsip ini, Perancis, Kanada, Australia, Inggris, Portugal, dan banyak negara terkemuka di dunia telah mengambil langkah di sisi sejarah yang benar,” ujarnya.
Di akhir pidatonya, Prabowo menyerukan perdamaian dan menyatakan kesiapan Indonesia untuk mengirim pasukan penjaga perdamaian ke Palestina. “Damai, damai sekarang! Damai, segera! Kita butuh perdamaian,” kata Prabowo.




