KABUL – Serangan militan ke sebuah masjid di Kabul menewaskan sedikitnya empat orang dan melukai delapan lainnya pada hari Kamis (5/6/2017) saat umat Muslim memadati ruang sholat untuk ibadah di bulan suci Ramadan.
Dilansir Reuters, Jumat (16/6/2017), dua orang bersenjata dan seorang pembom bunuh diri mencoba memasuki masjid Al Zahra yang digunakan oleh minoritas Syiah Kabul, namun diblokir oleh polisi dan memicu baku tembak, seperti dipaparkan juru bicara kementerian dalam negeri Najib Danish.
Mereka kemudian berlindung di dapur masjid, tempat seseorang meledakkan bom sementara dua lainnya dibunuh oleh pasukan keamanan.
Di antara korban tewas setidaknya ada tiga warga sipil dan satu petugas polisi, sementara empat warga sipil dan empat polisi terluka.
ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan mematikan tersebut, dilansir kantor berita Amaq.
Tokoh Syiah di Kabul telah menjadi sasaran pemboman bunuh diri, dimana serangan terhadap sebuah masjid Syi’ah pada bulan November menewaskan lebih dari 30 orang.
ISISÂ menyatakan bertanggung jawab atas serangan tersebut, dan juga serangan Juli lalu yang menewaskan lebih dari 80 orang pada demonstrasi sebagian besar Syiah. Gerakan militan Sunni menganggap kaum Syiah sebagai bidah.





