GAZA – Pasukan militer Israel telah menembak mati seorang pria Palestina di perbatasan Jalur Gaza, mengklaim bahwa pria tersebut akan “menyabotase” pagar yang memisahkan wilayah yang dikepung dari wilayah yang diduduki.
Militer Israel mengakui dalam sebuah pernyataan Minggu (9/9/2018) bahwa pria itu meninggal setelah mengalami luka parah.
Pengakuan tersebut dinyatakan setelah beredar video di media sosial, yang memperlihatkan pasukan Israel menembaki seorang anak Palestina.
Dalam video tersebut, Ahmad Misbah Abu Toyour (16) berdiri di dekat pagar saat ia mengikuti protes “The Great March of Return”. Toyour melempar batu ke pasukan Israel, dan sebuah tembakan keluar dan dia jatuh ke tanah dengan jelas dalam rasa sakit yang luar biasa.
Remaja Palestina itu menyerah pada luka tembaknya di Rumah Sakit Eropa di kota Khan Yunis, yang terletak sekitar 25 kilometer di selatan Kota Gaza, pada Sabtu pagi.





