Israel Cegat Kapal Bantuan untuk Warga Gaza

Kapal Bantuan Gaza dicegat pasukan Israel/ Aljazeera

GAZA – Sebuah kapal bermuatan bantuan bagi warga di Jalur Gaza yang terkepung telah dihadang oleh pasukan angkatan laut Israel.

Awda, yang membawa sedikitnya 23 orang, bermaksudd  untuk mencapai pelabuhan Gaza sekitar Minggu (29/7/2018) tengah hari, namun dialihkan ke pelabuhan Israel Ashdod.

Kejadian ini merupakan bagian dari armada yang mencoba mematahkan blokade 12 tahun yang dipaksakan oleh Israel dan negara tetangga Mesir.

Dengan 16 kebangsaan yang berbeda, termasuk beberapa warga Israel, Awda berangkat dari pantai Palermo di Italia seminggu yang lalu.

Charles Stratford dari Al-Jazeera, yang melaporkan dari Ashdod, mengatakan bahwa tentara Israel menegaskan mencegat sebuah kapal yang berangkat dari Eropa untuk “melanggar blokade laut legal yang diberlakukan di Jalur Gaza”.

Meskipun mereka mengharapkan terjadinya intersepsi, mereka yang berada di kapal mencatat bahwa mereka berlayar “sebagai sarana simbolis untuk menarik perhatian internasional terhadap nasib 1,8 juta orang yang tinggal di Gaza di bawah pengepungan itu,” kata Stratford.

“Kami tahu kapal itu membawa peralatan medis senilai sekitar $ 15.000,” tambahnya.

Penyelenggara pelayaran, yang disebut Break the Siege commiee, dikutuk dalam sebuah pernyataan yang dicegat Israel, menuntut agar pemerintah dari orang-orang di atas kapal mengambil tindakan segera.

Militer Israel mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka telah memantau dan mencegat kapal itu sesuai dengan hukum internasional, dan bahwa bantuan kemanusiaan apa pun yang dibawa kapal itu akan dikirimkan ke Gaza.

Advertisement