YERUSALEM – Sebuah laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan pasukan Israel menghancurkan setidaknya 41 bangunan milik Palestina di Yerusalem Timur yang diduduki al-Quds dan Tepi Barat selama dua minggu terakhir.
Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) mengatakan dalam Laporan Perlindungan Sipil setiap dua minggu, bahwa sebagian besar pembongkaran terjadi dengan dalih bahwa pembangunan didirikan tanpa izin, sebagaimana dilaporkan kantor berita Ma’an Palestina.
Dari pembongkaran itu, 37 ada di Yerusalem Timur dan empat di Area C Tepi Barat, dan membuat 38 warga kehilangan tempat tinggal dan 121 lainnya terdampak.
Pada bulan Januari, OCHA mengatakan pembongkaran Israel dan penyitaan struktur milik Palestina di Tepi Barat telah melonjak sebesar 10 persen pada tahun 2018.
Badan-badan internasional dan kelompok-kelompok hak asasi manusia mengatakan pembongkaran Israel atas struktur Palestina di Tepi Barat yang diduduki dan Yerusalem Timur al-Quds adalah upaya untuk mencabut Palestina dari wilayah asalnya dan menyita lebih banyak tanah untuk perluasan permukiman ilegal.




