Israel Kembali Bunuh 52 Warga Gaza, Korban Tewas Bertambah Jadi 38.295 Orang

Seorang ayah membopng anak-anaknya keluar dari puing-puing bangunan di Gaza, Palestina yang dibombardir oleh Israel. Komisi Independen PBB pastikan, Israel melakukan kejahatan perang dan langgar HAM.

GAZA – Pasukan Israel kembali membunuh 52 warga Palestina dalam serangan di Jalur Gaza, menambah jumlah korban tewas menjadi 38.295 sejak serangan dimulai pada 7 Oktober lalu.

Data dari Kementerian Kesehatan di wilayah yang terkepung itu, yang dilaporkan Rabu (10/7/2024), juga menunjukkan bahwa sedikitnya 88.241 orang terluka dalam serangan tersebut.

“Pasukan Israel membunuh 52 orang dan melukai 208 lainnya dalam empat ‘pembantaian’ terhadap keluarga dalam 24 jam terakhir,” kata kementerian itu.

Kementerian juga melaporkan 27 korban tewas dalam serangan udara di Sekolah Al-Awda di kota Abasan, timur Khan Younis, di selatan Jalur Gaza.

“Banyak orang masih terjebak di bawah reruntuhan dan di jalan karena tim penyelamat tidak dapat menjangkau mereka,” tuturnya.

Mengabaikan resolusi Dewan Keamanan PBB yang menuntut gencatan senjata segera, Israel menghadapi kecaman internasional di tengah serangan brutal yang terus berlanjut di Gaza.

Sembilan bulan setelah perang Israel, sebagian besar wilayah Gaza hancur akibat blokade makanan, air bersih, dan obat-obatan yang melumpuhkan.

Israel dituduh melakukan genosida di Mahkamah Internasional, yang dalam keputusan terbarunya memerintahkan Tel Aviv untuk segera menghentikan operasi militernya di kota selatan Rafah, tempat lebih dari satu juta warga Palestina mencari perlindungan dari perang sebelum diserbu pada 6 Mei.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here