Israel Sebut Pria Bersenjata Palestina yang Ditembak Pasukannya Adalah Anggota MSF

ilustrasi Israel bunuh warga di Gaza/ Reuters

YERUSALEM – Israel mengatakan seorang pria bersenjata Palestina yang tewas oleh pasukannya di perbatasan Jalur Gaza pekan ini adalah seorang perawat yang bekerja untuk Medecins Sans Frontieres (Doctors Without Borders).

Kini IsraelĀ  sedang mencari penjelasan dari kelompok bantuan internasional tersebut.

Kantor penghubung Israel untuk Gaza, Cogat, menyebut Palestina yang beridentitas Hani Majdalawi yang ditembak mati hari Senin,Ā  setelah menembak dan melemparkan granat ke arah tentara.

“Kami telah menghubungi Ddoctor Without borders untuk klarifikasi mengenai masalah ini,” kata seorang juru bicara Cogat.

Organisasi itu kemudian menegaskan dalam sebuah pernyataan bahwa Majdalawi telah dibunuh tanpa adanya penjelasan lain.

“MSF bekerja untuk memverifikasi dan memahami keadaan mengenai insiden yang sangat serius ini, dan tidak dapat berkomentar lebih lanjut pada tahap ini,” katanya.

Situs webnya mengatakan kelompok itu menjalankan tiga pusat luka bakar dan trauma di Gaza, yang para pemimpin Hamas Islaminya telah berperang tiga kali melawan Israel dalam dekade terakhir.

Sementara itu otoritas Gaza tidak mengkonfirmasi kematian Majdalawi, mengatakan bahwaĀ  membutuhkan jenazahnya yang mereka yakini dipegang oleh Israel. Namun militer Israel mengatakan tidak dapat segera mengkonfirmasi hal ini.

 

Advertisement