Israel Serang Zona Aman Gaza, 9 Orang Tewas

Foto: Gaza yang porak poranda digempur Israel. AS. Mesir dan Qatar memediasi gencatan senjata, namun dalam perkembangan terakhir, negosiasi macet.

GAZA – Setidaknya sembilan warga Palestina tewas dan beberapa lainnya terluka akibat serangan udara Israel di pasar di Kota Deir al-Balah, Gaza Tengah, pada Selasa (20/8/2024), menurut keterangan dari sumber medis.

“Seorang wanita dan dua anak termasuk di antara korban,” kata sumber tersebut kepada Anadolu.

Sumber itu juga menyatakan bahwa jumlah korban tewas kemungkinan akan bertambah karena banyak yang terluka berada dalam kondisi kritis.

Wilayah yang diserang oleh militer Israel ini sebelumnya diklasifikasikan sebagai zona aman sipil di tengah serangan berkelanjutan yang dilakukan oleh Tel Aviv di Jalur Gaza.

Pasar tersebut ramai dengan orang-orang saat serangan terjadi karena berada dekat dengan stasiun yang melayani daerah Mawasi di barat Khan Younis, yang dikategorikan oleh Israel sebagai zona aman untuk warga sipil Palestina.

Serangan ini terjadi tak lama setelah setidaknya 12 orang tewas dalam serangan Israel di sebuah sekolah yang menampung pengungsi di Kota Gaza pada hari yang sama

Israel secara sistematis menargetkan fasilitas sipil, termasuk sekolah, rumah sakit, dan tempat ibadah, di tengah serangan berkelanjutan di Jalur Gaza, meskipun ada resolusi Dewan Keamanan PBB yang menuntut gencatan senjata segera.

Serangan Israel di Gaza telah menewaskan lebih dari 40.170 warga Palestina, sebagian besar wanita dan anak-anak, serta melukai lebih dari 92.740 sejak 7 Oktober, menurut otoritas kesehatan setempat.

Lebih dari 10 bulan sejak serangan Israel dimulai, sebagian besar wilayah Gaza berada dalam kondisi hancur di tengah blokade ketat terhadap pasokan makanan, air bersih, dan obat-obatan.

Israel telah dituduh melakukan genosida di Pengadilan Internasional, yang telah memerintahkan Israel untuk segera menghentikan operasi militernya di kota selatan Rafah, tempat lebih dari 1 juta warga Palestina mencari perlindungan sebelum wilayah tersebut diserang pada 6 Mei.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here