Israel Tahan Jenazah Warga Palestina yang Tewas Ditembak Pasukannya

Ilustrasi Seorang pemuda Palestina tersungkur setelah ditembak mati oleh Israel. Foto: Suara Palestina

GAZA – Mantan tahanan Palestina, terutama mereka yang dibebaskan dalam perjanjian pertukaran tahanan dengan rezim Israel pada 2011, bergabung dengan keluarga tahanan Palestina duduk bersama di kantor Palang Merah di Gaza untuk mengecam penolakan Israel untuk menyerahkan jenazah orang-orang Palestina yang tewas di tangan Israel.

Pada hari KamisĀ  (1/8/2019), pasukan Israel menembak dan membunuh Hani Hassan Abu Salah timur kota Khan Yunis di Jalur Gaza selatan dan menyimpan jenazahnya.

Rezim Israel saat ini menyimpan sisa-sisa sekitar 250 warga Palestina yang tewas di kamar mayat dan situs pemakaman rahasia yang juga dikenal sebagai kuburan.

Tel Aviv diduga akan menggunakan jenazah para martir Palestina sebagai alat tawar menawar untuk membebaskan tentara Israel yang menurut laporan dikuasai oleh faksi-faksi perlawanan di Jalur Gaza.

Para pengamat mengatakan bahwa menjaga mayat para korban Palestina adalah pelanggaran berat kesusilaan umum, yang tidak begitu menjadi perhatian entitas rasis seperti Israel.

Keputusan ilegal Israel juga mempersulit kemungkinan mengadakan perjanjian pertukaran tahanan baru antara Hamas dan rezim Israel.

Advertisement