
ITALIA – Pemerintah Italia mengatakan akan mengizinkan 104 orang untuk turun dari kapal amal yang menyelamatkan mereka di Laut Mediterania setelah menghabiskan 11 hari di laut.
Kementerian dalam negeri Italia mengatakan ratusan migran yang naik Ocean Viking diberi wewenang untuk berlabuh di pelabuhan Sisilia, Pozzallo, dan menambahkan Perancis dan Jerman telah sepakat untuk menerima 70 dari mereka.
Kapal penyelamat Ocean Viking menunggu akses pelabuhan dibuka setelah mengangkut 10 wanita, dua di antaranya hamil dan 41 anak di bawah 18 tahun.
Doctors Without Borders (MSF) dan SOS Mediterranee, badan amal yang mengoperasikan kapal penyelamat, mengeluarkan permohonan pada hari Senin meminta Eropa untuk menunjuk pelabuhan yang aman bagi orang-orang yang mereka ambil di lepas pantai Libya pada 18 Oktober.
Menurut MSF, kesepakatan juga dicapai untuk membiarkan 90 orang di atas kapal penyelamat Mediterania lainnya, Alan Kurdi.
“Kami lega, dan menghargai bahwa Prancis, Jerman, dan Italia akhirnya menemukan solusi untuk relokasi 104 orang yang selamat di Ocean Viking, dan 90 orang di dalamnya, Alan Kurdi,” ungkap Michael Fark, kepala misi MSF untuk Libya dan Mediterania, Selasa (29/10/2019), dilansir Aljazeera.
“Setelah berhari-hari terdampar di laut, dan bertahan dalam kondisi mengerikan di Libya dan sepanjang perjalanan mereka, akhirnya mereka akan dibawa ke tempat yang aman.”




