Jadi Negara Terbanyak Kasus Corona, Rumah Sakit di AS Berjuang dengan Alat yang Tidak Memadai

Ilustrasi evakuasi korban corona/ Reuters

NEW YORK –  Rumah sakit di Amerika berjuang memberantas virus corona dengan “persenjataan” yang tidak memadai karena pasien terus meningkat.

Dilansir VOA, rumah sakit telah meminta pasokan ventilator bagi pasien dan alat pelindung yang dipakai dokter dan pekerja medis untuk mencegah perebakan virus corona secara bolak-balik antara mereka dan pasien.

Data dari Universitas John Hopkins hari Minggu (5/4/2020) menyebutkan hampir 25% kasus virus corona di dunia yang berjumlah 1,25 juta orang, dilaporkan terdapat di Amerika.

New York adalah negara bagian yang paling parah dilanda virus corona, di mana sejauh ini telah membuat lebih dari 3.500 orang meninggal dunia.

Pakar-pakar kesehatan publik mengatakan situasi itu akan memburuk, tidak hanya bagi New York, tetapi juga bagi seluruh Amerika.

“Tetapi kami menangani hal ini secara sangat serius sekarang, karena menurut data, kami mungkin sedang hampir mendekati puncak, atau bahkan sudah di puncak perebakan sekarang ini,” ujar Gubernur New York Andrew Cuomo.

“Kami belum tahu hingga beberapa hari mendatang, apakah akan naik lagi atau justru turun.”

 

 

Advertisement