LIMAPULUH KOTA – Akses jalan yang tertutup longsor membuat tim gabungan BPBD, TNI, kepolisian, PMI, Dinas PU, Dinkes,Tagana, Dinsos, dan relawan hingga kini masih berjibaku menyalurkan bantuan.
Petugas gabungan juga mengevakuasi korban yang terseret dan tertimbun longsor di Kabupaten Limapuluh Kota. Selain itu, terputusnya akses jalan itu juga berdampak kepada pengendara yang terjebak longsor di Jalan Lintas Sumatera Barat (Sumbar)-Riau.
Sementara Dinas Pekerjaan Umum setempat tengah mengupayakan membersihkan material longsor menggunakan empat unit alat berat. “Alat berat ini sudah bekerja sejak Jumat malam. Satu per satu titik longsoran besar sudah disingkirkan dari jalan agar bisa dilewati warga,” kata Wakapolsek Pangkalan, Iptu Khairul Badri, Sabtu (4/3/2
Sedangkan BPBD Kabupaten Limapuluh Kota masih berupaya melewati beberapa titik longsor dan membawa logistik dengan jalan kaki dan sepeda motor.
“Saat ini kami memang melakukan pembersihan material longsor di Jalan Lintas Riau-Sumbar. Namun, yang kami prioritaskan adalah mengevakuasi masyarakat yang terjebak. Seluruh petugas sudah disebar dan sedang menyisir daerah-daerah yang terkena dampak banjir, baik di perkampungan masyarakat maupun bagi pengendara yang terkepung di Polong Duo,” tutupnya, dikutip dari Okezone.




