spot_img

Jalur Bantuan Kemanusiaan untuk Palestina Lewat Mana

JAKARTA – Gencatan senjata antara Palestina dan Israel sudah terjadi pasca penyerangan brutal yang dilakukan oleh Israel selama 11 hari menggempur Gaza. Namun gencatan senjata bukan berarti melupakan dampak panjang krisis kemanusiaan. Hancurnya infrastruktur serta anak-anak, perempuan-perempuan lemah dan kalangan lansia yang turut menjadi korban, amat mengusik rasa kemanusiaan.

Bantuan dana dan tenaga medis ke Palestina masih terus bergulir, pasca penyerangan tersebut menyisakan kehancuran dan duka yang belum hilang, Ketua Forum Zakat, Bambang Suherman menjelaskan bantuan ini akan terus ada, meskipun ada mekanisme yang harus dilakukan.

“Ada mekanismenya misalkan contoh negara Indonesia punya kewenangan independesi untuk membantu negara Palestina, dan Israel tidak boleh ikut campur untuk urusan itu, nah berarti itu bisa dilakukan walaupun mereka berkuasa tapi mereka tidak punya kewenangan untuk membatasi bantuan negara resmi ke negara resmi, kira-kira gitu. Jadi G2G nya antara Indonesia dan Palestina, kalau lewat lembaga kemanusiaan itu lewat jalur-jalur yang sudah disiapkan guna memastikan bantuan sampai ke dalam, seperti jalur P2P (people to people) tetapi tetap sepengatahuan Pemerintah,” ucapnya kepada KBK News, (24/5/2021).

Bambang menambahkan, krisis Paleatina ini juga bukanlah yang pertama kali, selalu dan terus berulang, dirinya menceritakan bagaiamana bantuan ari lembaga kemanusiaan itu ditahun-tahun sebelumnya, relatif memang kalau ada kesusahan. Jadi ada hubungannya juga dengan politik negara perbatasan makanya sebenarnya di Indonesia Humanitarian Alliance (IHA) kemarin menghimbau agar negara-negara yang berbatasan dengan Palestina itu memberikan fasilitas untuk masuknya tenaga kemanusiaan dan bantuan kemanusiaan. Hal tersebut disebabkan kalau kita mau masuk ke Palstina lewat gerbang Rafah kita harus permits ke pemerintah Mesir, kalau ke tepi barat kita harus ke Pemerintah Jordan.

“Jadi tetap ada ruangnya, tidak bisa dihindari maka kita minta agar negara-negara tersebut memberikan ruang bagi akses bantuam kemanusiaan,” sambung Bambang.

spot_img

Related Articles

spot_img

Latest Articles