Jangan Sepelekan, Ini Bahaya Tak Menutup Toilet Duduk saat Menyiram

Ilustrasi toilet duduk. (Foto: SHUTTERSTOCK/NEW AFRICA)

JAKARTA – Tidak semua air di toilet duduk turun ke pipa saat disiram. Ada tetesan mikroskopis yang juga disemprotkan ke udara dan banyak di antaranya mengandung bakteri dari kotoran.

Berdasarkan temuan penelitian dalam ‌The Journal of Hospital Infection pada Januari 2012, bakteri di toilet ditemukan dapat terus menempel di permukaan selama 90 menit setelah pembilasan.

“Partikel-partikel itu bisa mendarat di wastafel kamar mandi atau sikat gigi. Dan jika ruangan itu tidak dibersihkan secara teratur, ini bisa menyebabkan seseorang jatuh sakit,” kata Nikhil Bhayani MD FIDSA, dokter penyakit menular di Texas Health Resources di Bedford, Texas, dilansir dari Antara, Rabu (28/12/2022).

Norovirus yang menyebabkan sakit perut, ditemukan di kotoran dan muntahan orang yang terinfeksi. Jadi, kemungkinan besar kasus ditularkan melalui aerosol di toilet plume, menurut kesimpulan para peneliti yang dalam sebuah tinjauan Maret 2013.

Oleh karena itu, pakar kesehatan menyarankan orang-orang menutup penutup toilet duduk sebelum menyiramnya.

“Jangan membungkuk setelah pembilasan, tetap di belakang dan segera cuci tangan dengan sabun dan air setelahnya,” tutur Bhayani.

Sains menunjukkan bahwa tidak menutup penutup toilet duduk saat menyiram benar-benar dapat menyebarkan kuman penyebab penyakit ke mana-mana.

Jadi, jika toilet memiliki penutup, tutup toilet dengan penutup sebelum menyiram. Ingat juga tips pencegahan penyakit seperti mencuci tangan usai dari kamar mandi.

Advertisement