KUNINGAN – Selama periode Januari hingga Oktober 2016 Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, mencatat sudah ada 60 kali bencana longsor di Kuningan meskipun dalam skala kecil.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan, Agus Mauludin di Kuningan, mengatakan longsor yang terjadi sejak Januari hingga Oktober tahun 2016 ini sudah tercatat ada sekitar 60 longsor yang terjadi dan jumlah tersebut lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya.
“Dibandingkan tahun 2015 kemarin, untuk longsor kali ini lebih banyak lagi dan tercatat sudah 60 kali terjadi longsor kecil,” kata Agus, seperti dilansir Antara, Kamis (17/11/2016).
Ia menuturkan cuaca ekstrim yang terjadi di wilayah Jawa Barat dan termasuk di Kuningan, mengakibatkan longsor tahun ini lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.
Walaupun untuk tahun ini sekalanya masih terbilang kecil, namun jumlahnya semakin banyak, untuk itu pihaknya terus berusaha mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati.
Agus melanjutkan banyaknya longsor yang terjadi di Kuningan, lebih banyak dikarenakan memang wilayah itu cukup banyak tebing dan pegunungan.
Selain itu, pada tahun ini, tidak ditemukan adanya musim kemarau, jadi otomatis kejadian longsor kerap terjadi. Ia mengatakan dalam sejumlah peristiwa longsor itu tidak ada korban jiwa dan hanya saja ada kerusakan bangunan serta infrastruktur lain.
“Tidak ada korban jiwa, hanya kerusakan bangunan dan infrastuktur lainnya,” tambahnya.





