Jemaah Calon Haji 2023 Dapat Asuransi Jiwa dan Kecelakaan

Ilustrasi. (Foto: TEA OOR/Shutterstock)

INDRAMAYU – Jemaah calon haji Indonesia 2023 akan diberikan asuransi jiwa dan kecelakaan saat melakukan perjalanan ibadah ke Arab Saudi. Asuransi ini berlaku sejak jemaah memasuki asrama, waktu pemberangkatan, dan saat mereka masih di asrama saat pemulangan.

Jika jemaah meninggal dunia setelah memasuki asrama, mereka akan mendapat asuransi sesuai dengan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) yang telah disetorkan. Sedangkan jika terjadi kecelakaan, maka akan ada perhitungan tertentu.

“Ada juga extra cover. Jemaah haji yang wafat di pesawat akan mendapat extra cover sebesar Rp125 juta. Ini bagian dari upaya perlindungan jemaah,” kata Saiful Mujab, Direktur Layanan Haji dalam Negeri Kemenag, saat meninjau kesiapan Asrama Haji Indramayu di Indramayu, Jumat (5/5/2023).

Indonesia tahun ini mendapatkan kuota sebanyak 221.000, terdiri dari 203.320 jemaah haji reguler dan 17.680 jemaah haji khusus.

Jemaah haji reguler akan masuk asrama embarkasi pada 23 Mei 2023 dan diberangkatkan secara bertahap mulai 24 Mei 2023.

Saiful menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan SOP layanan di embarkasi yang diterapkan dalam bentuk layanan satu pintu.

Begitu jemaah tiba di asrama, akan ada layanan pemeriksaan dari KKP, pembagian paspor, gelang, boarding pass, dan uang saku.

“Layanan untuk jemaah lansia didahulukan agar jemaah bisa segera dapat beristirahat. Kita juga ada tambahan petugas untuk melayani jemaah lansia,” tuturnya dilansir dari laman Kemenag.

Advertisement