Jumlah Bangunan Rusak Akibat Gempa Pengalengan Bertambah

0
203
Rumah roboh akibat gempa 4,2 SR yang mengguncang Pengalengan, Bandung, Minggu (6/11/2016)/ Foto: BPBD via Okezone

BANDUNG – Jumlah bangunan yang rusak akibat gempa berkekuatan 4,2 SR yang mengguncang Pengalengan, Bandung bertambah menjadi delapan.

Sebelumnya, dilaporkan dua rumah rusak akibat guncangan yang dirasakan kuat pada minggu (6/11/2016) pukul 06.44 WIB.

Kini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barart mencatat ada delapan bangunan rusak akibat gempa tersebut. Delapan bangunan itu di antaranya, lima unit rumah, satu unit madrasah dan dua unit masjid mengalami rusak.

“Bangunan itu ada di dua desa di Kecamatan Pengalengan, yakni Desa Margamukti dan Desa Banjarsari,” ungkap Kepala Seksi (Kasie) Kesiapsiagaan BPBD Provinsi Jabar Alif Nur Anhar, Senin (7/11/2016).

Dua rumah rusak di Desa Margamukti, yakni rumah milik Asep Wawan dengan kerusakan berat dan rumah milik Aisyah di RW13 dengan kondisi tembok dapur ambruk.

“Seorang warga RT 2/13 Kampung Rancamanyar mengalami syok akibat guncangan. Yang bersangkutan juga mengalami luka lecet di sikut dan punggung. Saat ini korban sudah di tangani di Klinik Kesehatan Maageng Pangalengan,” terangnya, seperti dilansir Fokusjabar.

Selain di Margamukti , kerusakan pun terjadi Desa Banjarsari. Di kawasan RW3 itu, tiga rumah, dua masjid dan satu madrasah milik perkebunan yang dihuni Asep Saripudin (57) dan Dadang Rahmat (39) mengalami kerusakan.

“Kerusakannya ringan. Tidak ada korban jiwa dalam insiden gempa yang mengguncang 11 desa itu,” tutur Alif.

Advertisement div class="td-visible-desktop">