KABUL (KBK) – Jumlah korban tewas karena serangan udara Amerika Serikat (AS) ke sebuah rumah sakit (RS) yang dikelola oleh badan amal bantuan medis Medecins Sans Frontieres (MSF) di utara kota Kunduz Afghanistan telah meningkat menjadi 22.
“Tidak satu pun anggota kami yang tahu ada pertempuran di sekitar rumah sakit MSF sebelum serangan udara AS pada hari Sabtu pagi. Rumah sakit penuh dengan staf MSF, pasien dan perawat mereka. Sekitar 12 staf MSF dan 10 pasien, termasuk tiga anak, yang tewas dalam serangan itu, ” kata pernyataan yang disampaikan MSF, Ahad (4/10/2015).
Serangan udara menghantam rumah sakit di kota Kunduz, ibukota provinsi Kunduz Utara, di dini hari Sabtu (3/10/2015). Pasukan AS di Afghanistan yang mendukung pasukan Afghanistan melawan gerilyawan Taliban dan teroris, mengatakan bahwa penyelidikan telah dimulai dalam kasus ini.
“MSF menuntut penyelidikan penuh dan transparan serta dilakukan oleh badan internasional independen. Kami tidak ingin mengandalkan penyelidikan internal oleh pihak yang terlibat konflik,” kata pernyataan itu seperti dikutip KBK dari Xinhua, Senin (5/10/2015).




