Jutaan Lansia Terlantar, APBN Hanya Inventarisir 30 Ribu

Ilustrasi pemberian bantuan Aslut untuk lansia/ Foto: Antara

JAKARTA – Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan di Indonesia terdapat 1,8 juta lansia terlantar dan ada 1,6 juta potensi lansia terlantar. Namun yang bisa diintervensi APBN hanya 30 ribu.

“Ini kan jauh sekali. Padahal di situ banyak kantong-kantong kemiskinan. Jadi yang harus dibangun awareness dari pemerintah daerah dan private sector,” ujarnya di Jakarta, Selasa (20/9/2016).

Ia berharap untuk mengentaskan kemiskinan, Pemerintah Daerah dan private sector harus bekerjasama dan berbagi peran.

“Ayo kita berbagi tugas, ayo kita berbagi peran,” katanya, dikutip dari Okezone.

Ia mencontohkan ketika menjadi Mensos, dirinya mengaku seperti merangkap menjadi ketua NGO. “Kita maksimalkan daerah, kita bangun jejaring donor di luar. Tapi alhamdulillah sekarang sudah banyak donor dari dalam dan luar negeri, tinggal mampunya tangan kita mengelola,” tuturnya.

Selain itu, Khofifah juga berharap pemerintah daerah agar memaksimalkan peran dinas sosial.

“Ada support dari struktur dinsos tingkat II dari Kemendagri. Mudah-mudahan selesai November ini. Maka ada penguatan struktur, penguatan SDM. Kemudian ada penguatan program otomatis akan penguatan budget,” tandasnya.

Advertisement