Kader Posyandu pun Ikut Aksi Bersih-Bersih di RSUD Dr Slamet

Aksi bersih-bersih Komunitas Bejo dan Relawan DOmpet Dhuafa di Garut/KBK

GARUT (KBK) – Kendati bukan pegawai dan perawat RSUD Dr Slamet, apalagiĀ  seorang relawan penanggulangan bencana namun Ai Imas Kartika (44) merasa terpanggil oleh nurani untuk ikut mengusir tumpukan lumpur yang mendiami setiap sudut lantai 1 RSUD Dr slamet.

Dengan wajah riang kader posyando Kecamatan Samarang Kabupaten Garut itu terus asik menyikat tiap jengkal lantai di bangsal Ateka hingga mengkilat. “Saya sudah mulai ikut aksi bersih-bersih sejak hari rabu pagi. Tadinya saya bersama 5 orang teman tetapi hari ini sudah pada nyerah karena kecapean. Tinggal saya sendiri, kata Ai kepada KBK,jumat (23/08/16).

Berkat Ai dan relawan lainnya hingga jumat atau tiga hari pasca bencana semua ruang rawat inap pasien di lantai 1 RSUD Dr Slamet sudah terlihat bersih meski masih tercium aroma amis. Menurut Ai pekerjaan besarnya adalah membersihkan ruang IGD yang sempat terendam lumpur setinggi lutut orang dewasa

“Air banjir yang masuk ke IGD satu setengah meter. belum lagi lumpurnya yang tebel,” ucap Ai sambil memegang pel karetnya

Selain itu ketika banjir datang dan mulai meninggi dengan cepat, Ai juga hadir menolong 4 pasien rujukan posyandunya. Ia membantu menindahkan ke empat pasiennya naik ke lantai 2 rumah sakit ditengah kondisi gelap gulita akibat listrik yang dipadamkan PLN.

“Itu kan pasien saya, saya merasa berkewajiban menolongnya. saya disini sampai rumah sakit kembali normal 100 persen,” ujarnya

Advertisement