Kamp Pengungsi di Perbatasan Irak-Suriah Diserang ISIS, 46 Tewas

Ilustrasi/ AP

BEIRUT – Serangan jihad bom bunuh diri yang dilakukan ISIS telah membunuh puluhan orang pada  Selasa (2/5/2017) di sebuah kamp pengungsi yang dekat dengan perbatasan Suriah dengan Irak.

Kekerasan tersebut membuat setidaknya 46 orang tewas dan diantaranya menewaskan 10 tentara di Irak, ke selatan di sepanjang perbatasan.

ISIS melakukan serangan saat menghadapi gempuran  yang meningkat pada dua benteng besar terakhirnya: kota kedua Mosul di Irak dan Raqa di negara tetangga Suriah.

Serangan fajar di timur laut Suriah menabrak sebuah kamp darurat di dekat perbatasan dengan Irak dimana sekitar 300 keluarga menunggu untuk menyeberang ke wilayah yang dikuasai oleh Pasukan Demokrat Suriah, aliansi yang didukung AS yang memimpin serangan terhadap Raqa.

Lembaga pemantau Hak Asasi Manusia untuk Suriah mengatakan setidaknya lima pembom bunuh diri meledakkan dirinya di dalam dan di luar kamp di provinsi Hasakeh.

Bentrokan berat terjadi antara para jihadis dan SDF, Kepala Observatorium Rami Abdel Rahman mengatakan kepada AFP. Kelompok pemantau tersebut mengatakan setidaknya 46 orang tewas, termasuk 31 warga sipil.

ISIS mengklaim serangan tersebut melalui  Amaq, dan mengatakan bahwa sekelompok pejihad menyerang posisi SDF di dekat kamp tersebut sebagai bagian dari serangan multi cabang pada kelompok tersebut.

Advertisement