JAKARTA – MER-C, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), akan mengirimkan kapal kemanusiaan ke Papua Barat. Kapal ini akan menjangkau wilayah terpencil untuk memberikan layanan kesehatan. Selain Baznas, AMCF (Asia Muslim Charity Foundation) selaku pemilik kapal dan STKIP Muhammadiyah juga ambil bagian dalam program ini.
Koordinator MER-C untuk wilayah Papua Zackya Yahya Setiawan mengatakan, program kerjasama Kapal Kemanusiaan di Papua Barat akan berlangsung selama satu tahun. Bulan suci ramadhan dirasa sebagai waktu yang tepat untuk memulai program ini. Untuk itu peluncuran program ini rencananya akan diadakan pada hari Rabu (24/5) di Sorong, Papua Barat. Senin malam (22/5) kemarin, MER-C memberangkatkan 8 relawan medis beserta obat-obatan, alat kesehatan dan perlengkapan logistik ke Sorong untuk persiapan launching dan dimulainya program ini.
Dilansir Republika, melalui kerjasama dengan berbagai lembaga ini, MER-C berharap pelayanan dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat di Papua Barat bisa menjadi lebih luas dan komprehensif. Cakupan program Kapal Kemanusiaan Papua Barat akan meliputi pelayanan kesehatan yang akan dicover oleh MER-C dan Baznas. Sementara renovasi rumah warga agar layak huni, pendidikan dan keagamaan khususnya bagi warga muslim dhuafa di provinsi ini akan dicover oleh AMCF dan STKIP Muhammadiyah.
Selama jangka waktu satu tahun ke depan, target wilayah yang akan dijangkau tim kapal kemanusiaan sebanyak 36 kampung/distrik di Papua Barat yang akan dibagi dalam 12 kali trip. Setiap kali trip akan mengunjungi tiga distrik. Distrik pertama yang akan dikunjungi langsung saat peresmian, yaitu distrik Salawati Tengah.
Zackya menambahkan khusus bidang kesehatan, pelayanan MER-C mencakup pengobatan umum, sirkumsisi dengan target minimal 1.000 anak, pemeriksaan gizi anak, pemeriksaan mata dan penyuluhan kesehatan. Sebelumnya, MER-C bersama Baznas, AMCF dan STKIP Muhammadiyah telah melakukan ujicoba kapal kemanusiaan (sea trial) untuk memastikan persiapan armada program ini.





